Danlantamal Akui Kapal Patroli TNI Tak Bisa Kejar Pelaku Kriminal di Laut Papua

Antara
Kapal patroli milik TNI AL. (Foto: Antara).

JAYAPURA, iNews.id - Alat utama sistem persenjataan (Alutsista) TNI AL di wilayah Papua sudah ketinggalam zaman. Kondisi ini menyebabkan kapal-kapal patroli tak bisa mengejar pelaku kriminal di laut perbatasan negara.

Danlantamal X Jayapura, Laksma TNI Yehezkiel Katiandago mengatakan, kapal-kapal milik TNI sulit menangkap kapal pelaku kriminal. Sebab mereka menggunakan kapal dengan kecepatan 30-40 knot.

"Kita hanya memiliki kecepatan 15 knot," kata Laksma TNI Yehezkiel di Kota Jayapura, Papua, Kamis (15/10/2020).

Dia meyakini, ke depannya akan ada peremajaan alutsista yang dimiliki Lantamal X. Dengan begitu, patroli di perairan-perairan rawan di Papua bisa lebih maksimal.

Sementara Danlanud Silas Papare Jayapura, Marsma TNI Budhi Achmadi mengatakan, belakangan ini memang banyak gangguan dari negara tetangga terkait perdagangan illegal seperti narkotika jenis ganja.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara

57 tahun lalu

Hebat! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Makassar

57 tahun lalu

Misteri Penyebab Kematian Tamtama TNI AL, Keluarga Terkejut saat Buka Peti Jenazah

57 tahun lalu

Kematian Tamtama TNI AL Ghofirul Kasyfi Dinilai Janggal, Keluarga Desak Autopsi Jasad Korban

57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 39.000 Baby Lobster Senilai Rp1 Miliar di Bandara Juanda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal