Hendry berharap, lima personel 725/WRG yang menjadi penumpang helikopter tersebut bersama pilot dan enam kru segera ditemukan. Termasuk bila mereka berhasil mendarat dan bertahan hidup, dan menghubungi tim pencari.
Ketika ditanya apakah sudah menghubungi keluarga dari para personel yang hilang kontak itu, Hendry mengaku, hal itu sudah dilakukan.
"Sudah, Wadan Satgas saya sudah hubungi keluarga dan menjelaskan soal masalah yang dihadapi. Keluarga dari para prajurit saya hanya meminta agar terus dilakukan pencarian dan berdoa agar segera ditemukan," katanya.
Sebelumnya, Helikopter MI-17 milik Penerbad TNI AD hilang kontak sesaat lepas landas dari Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, menuju Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura.
"Pesawat tersebut dilaporkan membawa 12 orang terdiri dari tujuh kru dan lima personel Satgas Yonif 725/Wrg yang akan melaksanakan pergantian Pos," kata Kapendam XVII Cenderawasih, Kolonel Inf. Muhammad Aidi.