JAYAPURA, iNews.id - Cuaca buruk di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua dinilai menjadi penghambat pencarian helikopterMI 17. Hingga saat ini tim SAR gabungan belum juga menemukan tanda-tanda keberadaan helikopter milik TNI AD tersebut.
Komandan Satgas (Dansatgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG dari TNI AD Yonif 725/WRG, Letkol Inf Hendry Ginting mengatakan, cuaca buruk ini sudah berlangsung selama dua hari terakhir.
"Cuacanya ekstrem, cepat sekali berubah, gelap, hujan, kabut tebal. Apalagi di Pegunungan Bintang pada Juni hingga Agustus terkenal seperti ini cuacanya," kata Hendry saat dikonfirmasi wartawan di Kota Jayapura, Papua, Minggu (7/7/2019).
Menurut dia, tim SAR gabungan yang terdiri dari jajaran TNI, Polri, Pemda dan warga serta relawan ikut serta membantu pencarian tersebut. Bahkan ada warga di beberapa kampung terdekat dengan dugaan lokasi helikopter hilang kontak, masih bertahan di hutan.
"Warga yang dua hari ke sana bantu pencarian belum kembali, hingga kini belum ada kabar terkait pencarian tersebut," ujar dia.