Cerita Jenderal TNI Pernah Kecewa Berat Dimutasi, Cita-Citanya Jadi Prajurit Hebat Kopassus Gagal

Maria Christina Malau
Letnan Jenderal TNI (Purn) Kiki Syahnakri. (Foto: Istimewa)

Kiki pun berangkat ke Denpasar, Bali, Marka Kodam Udayana. Pada Januari 1972, dia bertolak ke Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah menerima penempatan di Batalyon 743 Kupang.

Di Kupang, dia ditempatkan sebagai komandan peleton mortir kompi bantuan yang bermarkas di Oeba, Kupang. Di sana, dia hanya bertugas empat bulan.

Kiki lalu dimutasi pada Mei 1972 ke Sumba Timur. Jabatannya Komandan Peleton I Kompi Senapan A yang bermarkas di Waingapu. Penugasan itu memberikan pengalaman yang nyata baginya di sebuah satuan tempur dan membuat bangga.

“Sebagai perwira muda, penuh idealisme, memiliki anak buah, kebanyakan mereka berusia lebih tua dari saya dan berasal dari berbagai daerah, Flores, Sumba, Rote, Lombok, Bali, Jawa. Saya merajut tugas itu dalam derap semangat bergelora,” kata Kiki mengenang momen itu.

Kiki pun merasa, di Waingapu, cita-citanya untuk berkiprah di satuan tempur benar-benar menjadi kenyataan. "Melalui satuan ini, saya tumpahkan semua keinginan, semangat dan idealisme sebagai komandan peleton tempur,” kata Kiki.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

57 tahun lalu

Mencekam! OPM Serang Warga Tembagapura, Anak Perempuan Tewas Ditembak

57 tahun lalu

68 Jembatan Rawan Ambruk di Jatim, TNI Turun Tangan

57 tahun lalu

Ini Deretan Senjata OPM yang Diamankan TNI usai Kontak Tembak di Nabire

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal