Belati Senjata Mematikan Khas Papua, Benarkah Terbuat dari Tulang Manusia ?

Donald Karouw
Belati, senjata tradisional mematikan khas Papua yang terbuat dari tulang burung kasuari. (Foto : ist)

JAKARTA, iNews.id - Masyarakat Papua memililiki berbagai senjata tradisional yang mematikan. Salah satunya belati atau bahasa lokalnya pisuwe.

Ndam emak pisuwe ini terbuat dari tulang femur manusia atau tulang paha, sedangkan pi pisuwe dibuat dengan tulang burung kasuari.

Belati dari tulang manusia menjadi bagian dari senjata orang Papua Nugini. Sementara di Papua, belati terbuat dari tulang kaki burung kasuari yang merupakan satwa endemik daerah tersebut.

Selain berbahan tulang, belati ini juga memiliki hiasan ukiran dan rumbai dari bulu kasuari pada bagian gagangnya. Saat ini, pria Papua akan mengenakan belati sebagai bagian dari pakaian adat mereka saat upacara adat yang dililitkan di sisi pinggang.

Sebelum penjajahan Belanda tahun 1950-an, belati ini dibawa orang Asmat, salah satu suku di Papua dalam ritual pembunuhan. Belati ini punya kemampuan untuk melumpuhkan sasaran dan membunuh.

Sebab sejak zaman dulu, orang Papua terkenal dengan kemampuan berburu di hutan maupun laut sehingga tak heran mereka memiliki berbagai senjata tradisional mematikan. Meski bentuknya kecil panjangnya tak lebih dari 30 cm, belati ini sangat tajam dan menjadi senjata andalan selain busur dan panah.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

57 tahun lalu

20 Orang Tewas di Papua, Menteri HAM: Butuh Keputusan Politik Tingkat Tinggi Atasi Konflik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal