Suku Mentawai menggantungkan kehidupannya melalui hutan. Bahkan, mereka menganggap hutan sebagai roh yang harus dirawat dengan baik.
Suku Mentawai terkenal unik dengan tatonya. Tato tersebut juga diklaim sebagai salah satu tato tertua di dunia. Tato suku Mentawai menjadi simbol identitas dan keselarasan dengan alam.
Pembuatan tato bisa memakan waktu sampai beberapa bulan. Untuk membuat tato ini ada sejumah upacara dan pantangan yang harus dilewati.
Hidup di kawasan Taman Nasional Aketajawe Lolobata, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Suku Togutil masih tergolong suku primitif yang tinggal di pedalaman hutan. Meski acap kali keluar menuju perkampungan warga, mereka akan tetap kembali ke hutan. Kata ‘togutil’ juga bermakna terbelakang.
Rumah mereka terbuat dari bambu dan kayu dengan atap daun palem. Kebanyakan tidak memiliki dinding. Sama seperti suku pedalaman di Indonesia lainnya, mereka menggantungkan hidup dari berburu hewan, seperti babi dan rusa.
Mereka juga menangkap ikan dan memetik hasil hutan untuk bertahan hidup.
Itulah beberapa suku pedalaman di Indonesia yang masih menempati hutan rimba. Kehidupan hutan mesti dijaga agar keberadaan mereka juga terus terjaga.