Suku Mante sangat menghindari kontak dengan manusia, sehingga suku ini jarang ditemukan dan bahkan dianggap punah.
Mendiami pedalaman hutan Riau. Awalnya, disebut “Uang Daek” atau “Suku Pebatin”. Namun, para tentara Jepang menyebut rakyat biasa yang bukan pejuang sebagai “sakai”.
Mereka bermata pencaharian sebagai petani. Suku Sakai biasa berkebun dan mengambil hasil hutan.
Berkurangnya hutan membuat populasi suku ini semakin sedikit. Orang-orang suku Sakai sudah berbaur dengan masyarakat Riau yang lain. Mereka banyak yang sudah beralih kepercayaan menjadi Islam.
Merupakan orang rimba yang hidup di hutan Jambi. Suku Anak Dalam hidup nomaden dan tersebar di hutan beberapa kabupaten, antara lain Kabupaten Batanghari, Kabupaten Tebo, Kabupaten Bungo, Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.