450 Prajurit Yonif Raider Diberangkatkan ke Papua, Ini Arahan Pangkostrad Letjen Maruli

Kurnia Illahi
Pangkostrad Letjen TNI Maruli Simanjuntak memberikan pengarahan kepada 450 prajurit yang akan ditugaskan ke Papua di Pelabuhan Pelni, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (11/8/2022). (Foto: Dok. TNI).

JAYAPURA, iNews.id - Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak memberikan pengarahan kepada 450 prajurit yang akan ditugaskan ke Papua. Pengarahan tersebut disampaikan dalam upacara pemberangkatan di Pelabuhan Pelni, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (11/8/2022).

Upacara dipimpin oleh Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 1 Kostrad Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun sebagai Inspektur Upacara (Irup).

Dalam pengarahaannya, Pangkostrad menyampaikan tugas operasi yang akan diemban oleh Yonif Raider 303 Kostrad merupakan suatu kehormatan dan kepercayaan yang diberikan oleh Negara. Dia berharap, prajurit melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

"Laksanakan tugas yang dipercayakan Negara kepada prajurit Yonif Raider 303 Kostrad ini dengan ikhlas dan jangan lupa dengan tugas pokok di tempat penugasan nanti," ujar Maruli dikutip dari laman TNI, Jumat (12/8/2022).

Pada kesempatan itu dia juga berpesan kepada seluruh prajurit agar segera beradaptasi ketika tiba di daerah operasi dan menghormati adat istiadat. Para prajurit diminta merebut simpati dan hati rakyat sehingga terjalin kemanunggalan TNI-Rakyat.

"Utamakan dalam bersikap selalu santun terhadap warga sekitar dengan menerapkan delapan wajib TNI dengan kemampuan territorial serta tidak melukai orang yang tidak bersenjata," ucapnya. 

Upacara pemberangkatan juga dihadiri Inspektur Divisi Infanteri (Irdivif) 1 Kostrad Brigjen TNI Agus Firman Yusmono, Asren Kostrad, para Asisten Divif 1 Kostrad, para Komandan Batalyon Jajaran Divif 1 Kostrad dan tamu undangan.  

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

57 tahun lalu

20 Orang Tewas di Papua, Menteri HAM: Butuh Keputusan Politik Tingkat Tinggi Atasi Konflik

57 tahun lalu

Gempa Terkini Guncang Keerom Papua, Cek Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,4 Guncang Yapen Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal