Kejari Sumbawa Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Benih Padi Hibrida

Antara
Kepala Kejari Sumbawa Iwan Setiawan. (Foto: Antara/Dhimas)

Pagu anggarannya Rp49 miliar yang bersumber dari APBN 2019. Pengadaan di Kabupaten Sumbawa disusun dengan harga perkiraan sendiri (HPS) Rp3,8 miliar.

Metode pengadaan-nya dilaksanakan dengan penunjukan langsung perusahaan berinisial CM yang berkantor di Kota Mataram. Perusahaan tersebut mengajukan harga penawaran Rp3,797 miliar.

Pengadaan kemudian dikerjakan pada November 2019. Bantuan benih ini disalurkan dengan ketentuan teknis 25 kilogram benih untuk areal tanam seluas 1 hektare.

Sebelumnya rekanan ini juga diketahui mendapat penunjukan langsung pada proyek yang sama. Proyek tanpa melalui tender dibuat pada Juli 2019 dengan nama bantuan benih padi hinbrida lahan kering di Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat.

Pengadaannya melalui Dinas Pertanian dan perkebunan Provinsi NTB dengan anggaran dari APBN 2019. Nilai pagu paket-nya Rp4,9 miliar. Kemudian disusun HPS Rp4,887 miliar. Perusahaan tersebut mendapat penunjukan langsung dengan harga penawaran Rp4,875 miliar.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4 Pejabat KPU Tanjung Balai Tersangka Dugaan Korupsi Rp1,2 Miliar Ditahan

57 tahun lalu

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Diperiksa Kejaksaan, Kasus Apa?

57 tahun lalu

KPK Dalami Dugaan Korupsi Proyek Monumen Reog Ponorogo

57 tahun lalu

Oknum Kades di Sragen Jadi Tersangka Korupsi Sewa Tanah Desa, Negara Rugi Rp240 Juta

57 tahun lalu

Eksekusi Lahan di Sumbawa Ricuh, 3 Polisi Terluka Dilarikan ke Rumah Sakit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal