Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Imigrasi Bima Hafid Najamuddin mengungkapkan, sepanjang Januari hingga Juni 2025 sudah ada 704 warga yang mengajukan permohonan paspor untuk bekerja di luar negeri.
Dari jumlah itu, 308 merupakan pemohon paspor biasa (24 halaman), sedangkan 318 sisanya mengajukan paspor non-elektronik dengan masa berlaku 5 tahun.
Menariknya, dari total 704 pemohon paspor calon TKI, 642 di antaranya adalah perempuan, sedangkan laki-laki hanya 62 orang. Hal ini menunjukkan mayoritas warga Bima yang ingin bekerja di luar negeri adalah perempuan.
"Berbicara kecenderungan naik, kemungkinan itu besar. Kemungkinan besar melebihi tahun lalu. Karena baru sampai Juni saja sudah 700-an, masih ada lima bulan ke depan," ujar Hafid.
Imigrasi Bima juga mencatat bahwa Malaysia menjadi negara tujuan utama bagi para calon pekerja migran asal Bima. Negara ini dipilih karena tawaran gaji yang relatif tinggi serta kemudahan akses kerja bagi TKI.