Gawat! Iran Bakal Tutup Laut Merah jika AS Serang Pembangkit Listrik
DUBAI, iNews.id -Iran dilaporkan telah meminta kelompok proksinya di Yaman, Houthi, untuk menutup jalur perairan strategis Laut Merah jika Amerika Serikat (AS) menyerang pembangkit listrik dan inftastruktur penting lainnya. Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengancam akan menyerang pembangkit listrik dan jembatan Iran pekan depan jika Teheran tak mau kembali ke meja perundingan.
Tiga sumber pejabat yakni dari Iran dan satu negara Arab mengatakan kepada Reuters, dikutip Jumat (17/7/2026), rencana tersebut telah dibahas di level kepemimpinan Iran. Pesan tersebut juga telah disampaikan kepada Houthi.
Sumber-sumber tersebut mengatakan, kelompok Houthi telah menerima permintaan Iran tersebut. Namun mereka tidak memberikan penjelasan rinci lebih lanjut tentang bagaimana pesan itu disampaikan serta respons Houtni.
Sementara itu seorang sumber pejabat di kawasan yang dekat dengan Houthi mengatakan, kelompok tersebut telah merampungkan persiapan untuk menyerang kapal-kapal dengan mengerahkan rudal dan drone di dekat Selat Bab Al Mandab, gerbang menuju Laut Merah, di dataran tinggi Yaman yang menghadap Hodaida dan Teluk Aden. Mereka hanya menunggu perintah untuk memulai serangan.
Ancaman apa pun terhadap Laut Merah dan Selat Bab Al Mandab berisiko memperburuk krisis energi global yang sudah terpuruk dipicu penutupan Selat Hormuz oleh Iran.