Berkas Perkara Tersangka Feri Sofiyan Menggantung, Kenapa? 

Edy Irawan
Dermaga/Jetty tempat wisata milik pribadi Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan yang dibangun diatas tanah negara tanpa izin. (Foto: Istimewa)

Menurut AI, pihak Kejaksaan sangat konyol jika memaksakan kasus itu untuk mengarah ke Undang-undang pelayaran. Semestinya, kejaksaan harus sinergi dengan penyidik kepolisian. 

"Lokasi pembangunan dermaga tersebut sudah jelas tak mengganggu pelayaran kapal. Ada apa jaksa harus mengembalikan berkas tersangka Wakil Wali Kota Bima ke meja polisi. Kalau terus berkas dipimpong begitu, satu sikap kami yakni akan menggelar aksi di depan kantor Kejaksaan Negeri Bima dengan seluruh gabungan LSM di NTB," tuturnya.

Kasat Reskrim Polres Bima Kota Iptu Hilmi Manossoh Prayugo mengatakan, berkas perkara tersangka Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, telah dikembalikan oleh kejaksaan setelah 14 hari kami ajukan untuk diproses tindak lanjut. 

Ditanya soal alasan pihak kejaksaan, Hilmi hanya tersenyum dan menjawab. "Yang jelas perkara ini kami tindak lanjuti secara profesional sampai akhirnya dinyatakan lengkap oleh JPU atau P21," kata Hilmi, Sabtu (30/1/2021) malam.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Posting di Facebook soal Kasus Wakil Wali Kota Bima, Gubernur NTB Disindir Netizen

57 tahun lalu

Kasus Pembangunan Dermaga Tanpa Izin Milik Wakil Wali Kota Bima Jadi Atensi Polisi di Akhir 2020

57 tahun lalu

Proyek Dermaga, Polisi Segera Periksa Wakil Wali Kota Bima Sebagai Tersangka

57 tahun lalu

Wakil Wali Kota Bima Feri Sofyan Jadi Tersangka Kasus Pembangunan Dermaga Tanpa Izin

57 tahun lalu

2 Anak Hilang Terseret Arus di Pantai Ampenan Mataram, 1 Orang Ditemukan Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal