Warga Baku Hantam dengan Satpol PP di Depan Kantor Wali Kota Tual

Dheddy Rumangun
Warga baku pukul dengan Satpol PP saat unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Tual. (Foto: iNews/Dhedy)

Bentrok antara warga dan Satpol PP akhirnya bisa dilerai polisi. Massa membubarkan diri sambil mengancam tetap akan menuntut tanggapan dari Wali Kota Tual Adam Rahayaan.

Asri mengatakan, selama belum ada realisasi dari aspirasi tersebut yakni soal kenaikan BBM yang mencapai Rp20.000 per liter, koalisi ini akan terus bergerak dengan massa yang lebih besar lagi nantinya.

"Kalau harga BBM di daratan (Kota Tual) memang satu liter Rp8.000 - Rp9.000, tapi kalau di Kepulauan Kur sudah sangat fantastis, mencapai Rp15.000 - Rp20.000 per liternya," ujarnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ribuan Nelayan Pati Demo Hari Ini, Tuntut Harga BBM Industri Turun

57 tahun lalu

Bripda Masias Siahaya Jadi Tersangka Penganiayaan Siswa di Tual, Dijerat Pidana dan Etik

57 tahun lalu

Tampang Oknum Brimob Diduga Aniaya Siswa Madrasah hingga Tewas di Tual Maluku

57 tahun lalu

Polda Maluku Buka Suara Kasus Siswa Tewas Dianiaya Oknum Brimob di Tual, Pelaku Ditahan

57 tahun lalu

Anggota Brimob Jadi Korban Penikaman di Tual Maluku, Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal