Usulan PSBR Ambon, Pengamat Sosial: Pemkot Pertimbangkan Dampak Psikososial

Antara
Ilustrasi PSBB. (Foto: Istimewa)

AMBON, iNews.id – Usulan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Regional (PSBR) di Kota Ambon, Provinsi Maluku, nyatanya memancing pendapat berbagai pengamat. Salah satunya pengamat sosial dari Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Paulus Koritelu.

Menurutnya, penerapan PSBR harus mempertimbangkan dampak psikososial bagi masyarakat setempat. Pemkot Ambon diminta jangan hanya terkait persiapan fisik.

“Tujuannya bagaimana agar mereka bisa secara sadar menerima kebijakan itu," katanya di Ambon, Kamis (30/4/2020).

Paulus Koritelu yang juga dosen sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon itu, mengatakan penerapan PSBR akan menimbulkan dampak psikososial yang besar bagi masyarakat. Hal ini menurutnya akan sulit dikendalikan.

Secara kultur, orang Ambon maupun Maluku secara luas memiliki tradisi sosiopsikologis yang kuat. Interaksi antarindividu sebagai hal penting dan memengaruhi hubungan sosial, kehidupan, dan mental masyarakat.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Terkini M 5,0 Guncang Tanimbar Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Polisi Gagalkan Penyelundupan 38 Satwa Dilindungi di Probolinggo, ABK Ditangkap

57 tahun lalu

Gempa Hari Magnitudo 5,3 Guncang Tanimbar Maluku, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Seram Bagian Timur Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Aleg Perindo Welhelm Kurnala Siapkan Ambulans Laut Atasi Keterbatasan Akses Medis di Aru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal