SAUMLAKI, iNews.id - Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr PP Magretti Saumlaki Kabupaten Kepulauan Tanimbar, masih terkendala akibat kekurangan obat-obatan tertentu dan bahan habis pakai. Akibatnya, masyarakat yang berobat di RSUD rujukan Covid-19 itu masih membeli obat dari luar sesuai dengan resep dokter.
Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Apolonia Laratmase mengatakan, masyarakat terpaksa masih membeli obat dari luar karena upaya pengadaan obat-obatan dan bahan habis pakai oleh pihak rumah sakit belum terlaksana. Kondisi ini membuat banyak pasien mengeluh.
"Sampai saat ini masyarakat masih mengeluh karena masih terjadi kekurangan obat-obatan di RSUD dr PP Magretti. Ini berdasarkan pantauan saya," kata Apolonia di Saumlaki, Jumat (13/11/2020).
Menurut dia, dengar pendapat komisi B dengan pihak RSUD Magretti Saumlaki menyimpulkan pengadaan obat dan bahan habis pakai sampai ini masih terkendala macetnya pembayaran utang ke penyedia. Penyedia obat-obatan bisa meladeni permintaan obat-obatan dan bahan habis pakai jika utang sudah dibayar.
"Penyedia menyatakan permintaan obat untuk tahun 2020 akan dilayani bila utang sebesar Rp3 miliar dilunasi," katanya.