"Dengan cara spontanitas saya langsung pukul keempat anak tersebut," katanya.
Namun dia membantah informasi yang menyebutkan, memukuli keempat siswa tersebut dengan brutal dan dalam kondisi mabuk.
"Saya lakukan pemukulan itu bukan sebelum upacara dimulai, namun setelah apel penurunan bendera selesai. Secara pribadi dan atas kelembagaan saya mengucapkan permohonan maaf kalau tindakan saya berlebihan terhadap keempat siswa," ucapnya.