Kenapa Maluku Dijuluki The Spice Island ? Begini Cerita Sejarah di Masa Lampau

Donald Karouw
Kepulauan Maluku yang dijuluki The Spice Island atau Pulau Rempah-Rempah. (Foto : Freepik)

Kerajaan-kerajaan maritim di Nusantara seperti Sriwijaya dan Majapahit ketika itu menghidupkan jalur dagang Ternate, Hitu, Jawa Timur dan China. Dari situlah para pedagang China dan India mengetahui Maluku terlibat dalam perdagangan di Asia Tenggara.

Sebelum kedatangan bangsa Barat, kegiatan perdagangan di wilayah kepulauan Nusantara telah berkembang menjadi wilayah perdagangan internasional melalui 'Jalur Sutra'. Kepulauan Maluku dikenal para pedagang Arab, Eropa dan Timur Tengah dari hasil alamnya berupa rempah-rempah.

Dalam sejarah raja-raja Ming sekitar abad XVI sampai dengan 1644, tercatat Maluku satu-satunya negara timur yang menghasilkan cengkih dan pala. Hal ini didukung berita Romawi tentang cengkih yang disebut garyophyllon merupakan tumbuhan sakti, namun dikatakan berasal dari India.

Rempah-rempah ini bernilai tinggi, buah dan biji pala menjadi suatu komoditi perdagangan yang penting bagi Romawi. Melihat mahalnya harga rempah-rempah saat itu, pelaut Eropa berlayar ke Nusantara.

Salah satunya Christoper Columbus yang menuju ke barat yang merupakan jalan menuju ke ‘The Island of Spices’ (Pulau Rempah-rempah) atau kepulauan Maluku. Namun pada akhirnya Christoper Columbus justru menemukan benua baru yang bernama Amerika. Kemudian penjelajah asal Portugis, Vasco Da Gama mencapai India dan Maluku karena mencari rempah-rempah.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Terkini M 5,0 Guncang Tanimbar Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Polisi Gagalkan Penyelundupan 38 Satwa Dilindungi di Probolinggo, ABK Ditangkap

57 tahun lalu

Gempa Hari Magnitudo 5,3 Guncang Tanimbar Maluku, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Seram Bagian Timur Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Aleg Perindo Welhelm Kurnala Siapkan Ambulans Laut Atasi Keterbatasan Akses Medis di Aru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal