Kasus Proyek Jalan Dalam Kota Namrole, 10 Orang Dipanggil KPK Termasuk Ketua DPRD Buru Selatan

Arie Dwi Satrio
Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri. (Foto: Riezky Maulana).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Ketua DPRD Kabupaten Buru Selatan Muhajir Bahta, Kamis (17/3/2022). Dia diperiksa sebagai saksi terkait kasus korupsi proyek pembangunan jalan dalam kota Namrole 2015 di Pemerintahan Kabupaten Buru Selatan, Provinsi Maluku.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, pemeriksaan dilakukan di Markas Komando Satuan Brimob Polda Maluku.

"Hari ini, Muhajir Bahta diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus tindak pidana korupsi proyek pembangunan jalan dalam kota Namrole Tahun 2015 untuk tersangka mantan Bupati Buru Selatan Tagop Sudarsono Soulisa (TSS)," ujar Ali di Jakarta, Kamis (17/3/2022).

Menurutnya, selain Muhajir Bahta, KPK juga memanggil sembilan orang. Mereka diperiksa dalam kasus yang sama sebagai saksi.

Dia menyampaikan, sembilan orang itu,  Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buru Selatan dari Fraksi Golkar Jamatia Boy, anggota DPRD Kabupaten Buru Selatan Bernardus Wamese dan Bendahara Sekretariat Daerah Kabupaten Buru Selatan Aisya Ida.

Kemudian, mantan Bendahara Sekretariat Daerah Kabupaten Buru Selatan Samsul Bahri Sampulawa, Inspektur pada Inspektorat Kabupaten Buru Selatan Ismid Thio dan Kepala Subbagian Perencana dan Keuangan pada Inspektorat Kabupaten Buru Selatan Japar.

Selanjutnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Dinas Kesehatan Buru Selatan periode 2012-2014 Thomas Marulessy, PNS Samuel R Teslatu, dan Panitia Pengadaan atau Kelompok Kerja (Pokja) Lelang Umum Kabupaten Buru Selatan Dankel Saleky.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penggeledahan Kantor Dinkes Ponorogo Berlangsung 8 Jam, Sejumlah Dokumen Disita

57 tahun lalu

5 Jam Diperiksa, 6 Tersangka Korupsi Pengadaan DPRD Papua Barat Daya Langsung Ditahan

57 tahun lalu

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka KPK, Ini Sosok Penggantinya

57 tahun lalu

Usai OTT KPK, Sejumlah Ruangan di Pemkab Tulungagung Masih Disegel

57 tahun lalu

KPK Periksa 63 Pejabat Pemkab Pekalongan Terkait Kasus Korupsi Bupati Nonaktif Fadia Arafiq

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal