Ini Saran Danlantamal Ambon dan Pangdam Pattimura untuk Penyelesaian Konflik di Pulau Haruku

Antara
Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IX/Ambon Brigjen TNI Said Latuconsina. (Foto: Antara).

AMBON, iNews.id - Penyelesaian konflik sosial di Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah disarankan melibatkan seluruh pihak yang bertikai. Terutama tokoh pemuda, pemuka adat, tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IX/Ambon Brigjen TNI Said Latuconsina mengatakan, para pemuda dan tokoh agama serta pemuka adat merupakan garda terdepan di masing-masing desa.

Selain itu, kata dia suaranya cukup menentukan terhadap percepatan proses rekonsiliasi antarwarga Kariuw dan Pelauw yang terlibat konflik sosial sejak Februari 2022.

"Penyelesaian konflik antarwarga Negeri Pelauw dan Kariuw terutama proses rekonsiliasinya harus melibatkan tokoh pemuda, tokoh adat dan pemuka masyarakat kedua negeri," ujar Said Latuconsina, di Ambon, Sabtu (13/8/2022).

Menurutnya, TNI AL siap mengawal seluruh proses perdamaian dan rekonsiliasi penyelesaian konflik antarwarga kedua negeri yang memiliki pertalian hubungan hubungan darah itu.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Terkini M 5,0 Guncang Tanimbar Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Polisi Gagalkan Penyelundupan 38 Satwa Dilindungi di Probolinggo, ABK Ditangkap

57 tahun lalu

Gempa Hari Magnitudo 5,3 Guncang Tanimbar Maluku, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Seram Bagian Timur Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Fakta di Balik Bentrok 2 Desa di Halmahera Tengah, Ini Kata Kapolda Maluku Utara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal