Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Ibu Meletus, Muntahkan Kolom Abu 700 Meter ke Langit Halmahera Barat
Advertisement . Scroll to see content

Fakta di Balik Bentrok 2 Desa di Halmahera Tengah, Ini Kata Kapolda Maluku Utara

Jumat, 10 April 2026 - 08:35:00 WIB
Fakta di Balik Bentrok 2 Desa di Halmahera Tengah, Ini Kata Kapolda Maluku Utara
Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono saat turun langsung menangani menegaskan konflik warga di Sibenpopo-Banemo, Halmahera Tengah. (Foto: dok Polri)
Advertisement . Scroll to see content

HALMAHERA TENGAH, iNews.id - Polda Maluku Utara menegaskan konflik yang terjadi antara warga Desa Sibenpopo dan Desa Banemo, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah bukan dipicu isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono menyampaikan penegasan tersebut menyusul beredarnya informasi tidak benar yang memicu ketegangan di tengah masyarakat.

Kabid Humas Polda Malut Kombes Pol Wahyu Istanto Bram W menjelaskan, konflik bermula dari isu hoaks yang menyebut korban selamat menuding warga Desa Sibenpopo sebagai pelaku kejadian sebelumnya. Namun setelah dilakukan klarifikasi langsung oleh polisi, korban tidak pernah menyampaikan pernyataan tersebut.

“Informasi yang tidak benar inilah yang kemudian memicu emosi warga Desa Banemo, sehingga mereka tersulut dan melakukan penyerangan terhadap Desa Sibenpopo dengan membakar beberapa rumah masyarakat baik yang muslim maupun nasrani. Perkara ini bukanlah masalah SARA yang menjadi pemicu, melainkan aksi main hakim sendiri akibat provokasi dari informasi palsu,” ujarnya dikutip Kamis (9/4/2026).

Polisi juga menemukan fakta penting yang memperkuat bahwa konflik ini tidak berkaitan dengan SARA. Sejumlah rumah warga Desa Sibenpopo yang beragama Muslim turut menjadi korban penyerangan dan pembakaran. Padahal, secara fisik rumah warga Nasrani dapat dikenali dengan adanya tanda salib di bagian depan rumah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut