TERNATE, iNews.id - Satuan Tugas Garuda Bhayangkara FPU 2 Minusca dari Polda Maluku Utara (Malut) yang melaksanakan misi perdamaian dunia di Bangui, Afrika Tengah, turut memperingati HUT ke-75 Bhayangkara. Mereka merayakannya dengan melakukan tarian Soya-soya khas Ternate.
Koordinator Tarian Soya-soya, Bripka Eka Putra menyebutkan, tarian tersebut sengaja dipilih bukan karena hanya khas Indonesia tetapi memiliki makna filososis mendalam. Tarian Soya-soya diperagakan untuk merayakan keberhasilan pejuang dalam mencapai kemerdekaan RI.
"Tarian soya-soya merupakan tarian khas dari Ternate, Malut yang merupakan bagian dari budaya asli dan dimaknai sebagai tarian perang atau pembebasan serta ungkapan kebanggaan rakyat Ternate karena keberhasilan para pejuang untuk mencapai kemerdekaan di masa lampau," kata Eka Putra, Minggu (4/7/2021).
Menurut dia, para penari merupakan personel Sat Brimob Polda Malut serta personel polda lainnya yang ikut dalam misi FPU 2. Kegiatan ini digelar untuk memperingati HUT ke-75 Bhayangkara sekaligus melaksanakan misi di Bangui dan penyematan Penghargaan UN Medal Kepada FPU Indonesia.
"Tarian tersebut turut disaksikan para undangan dari Instansi Kepolisian dari negara lain," ujarnya.