Dampak Covid-19, 7 Juta Wanita Dunia Hamil karena Kesulitan Akses KB

Anton Suhartono
Ilustrasi kehamilan. (Foto: Istimewa)

NEW YORK, iNews.id - Badan PBB Dana Dana Kependudukan (UNFPA) memperkirakan ada tujuh juta kehamilan tidak dikehendaki dalam enam bulan ke depan. Penyebab lonjakan adalah kesulitan para perempuan dalam mengakses layanan keluarga berencana (KB).

Disebutkan, bagi perempuan, wabah virus corona menimbulkan dampak besar karena sistem kesehatan mengalami kelebihan beban. Selain itu berbagai fasilitas yang menyediakan layanan terkait KB dibatasi atau tutup.

Di saat bersamaan, banyak perempuan tak mau melakukan tindakan medis karena takut tertular virus.

“Data baru ini menunjukkan dampak yang segera menimpa perempuan (dewasa) dan anak di seluruh dunia," kata Direktur Eksekutif UNFPA, Natalia Kanem, seperti dikutip dari Xinhua, Rabu (29/4/2020).

Menurut dia, pandemi virus Covid-19 semakin memperparah kesenjangan sehingga jutaan perempuan berisiko tak bisa merencanakan KB maupun melindungi tubuh dari kesehatan. Secara global, sekitar 450 juta perempuan di 114 negara berpendapatan rendah dan menengah menggunakan alat kontrasepsi.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Miris! Siswi SMP di Jombang Diduga Buang Bayi yang Baru Dilahirkan

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Oknum Guru SMP di Jayapura Hamili Murid, Sudah Disetubuhi selama Setahun Lebih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal