Cerita Ibu Muda di Maluku, Harus Berpisah dengan Bayi karena Positif SARS-CoV-2

Insany Syahbarwaty
Ilustrasi bayi tengah dirawat. (Foto: Istimewa)

"Saya berterima kasih pada dr Robby dan bidan yang membantu kelahiran. Dengan kondisi psikologis saya yang lemah, mereka sangat membantu kami," kata AA.

Kini kondisi bayinya dan seluruh anggota keluarga AA sehat dan tidak ada gejala gangguan kesehatan apapun meski sempat dinyatakan positif SARS-CoV-2. "Hari Senin saya sudah bisa menyusui AZA, dia sudah 14 hari di rumah," katanya.

Sementara itu, Juru bicara Gustu, Melki Lohy membenarkan status bayi AZA dipastikan positif sehingga langsung diisolasi dan tidak dibolehkan pulang. " Ini adalah bayi pertama yang dinyatakan positif di Maluku, dia termasuk 37 orang positif yang lain," kata Lohy saat itu.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Terkini M 5,0 Guncang Tanimbar Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Dugaan Malapraktik, Keluarga Lapor Polisi usai Bayi Patah Tulang di RSUD Sumba Timur

57 tahun lalu

Diduga Malapraktik, Bayi Patah Tulang usai Operasi Sesar di RSUD Sumba Timur NTT

57 tahun lalu

Polisi Gagalkan Penyelundupan 38 Satwa Dilindungi di Probolinggo, ABK Ditangkap

57 tahun lalu

Gempa Hari Magnitudo 5,3 Guncang Tanimbar Maluku, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal