Sementara pelaku Hermanudin (49) saat itu langsung masuk ke dalam rumah. Namun setiba dalam rumah, dia tiba-tiba terjatuh dan langsung tidak sadarkan diri.
Hermanudin kemudian dibawa ke Puskesmas Way Tuba dan dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh. Diduga dia meninggal karena penyakit jantung.
Dari keterangan istri, Hermanudin selama ini memang mempunyai riwayat darah tinggi dan penyakit jantung. Keluarga menerima kematian suaminya karena musibah dan tidak akan menyalahkan pihak manapun dengan dikuatkan melalui surat pernyataan yang dibuat tanpa ada paksaan.
Atas kejadian ini, Polsek Way Tuba mengarahkan untuk melaporkan kejadian ke polisi. Namun baik korban dan terduga pelaku sepakat akan menyelesaikan kejadian tersebut secara kekeluargaan.
"Kami juga meminta terhadap kedua pihak mohon tidak melakukan aksi balas dendam dan agar dapat menyelesaikan peristiwa ini dengan baik," ucapnya.