Menurut informasi yang diterima keluarga, kata Rahmat, korban diduga dibanting oleh seniornya, bahkan Advent juga tidak diperbolehkan makan.
"Jadi Brigadir I itu membanting badannya si Advent dan setelah itu mereka siksa dan mereka mengatakan tidak usah dikasih makan, tapi itu kita belum jelas apa benar atau tidak," tuturnya.
Atas informasi tersebut, pihak keluarga akhirnya melakukan tindakan autopsi di Rumah Sakit Adam Malik, Medan.