“Bahan-bahan ini kemudian dicacah lalu diberi campuran obat untuk fermentasi, garam dan juga media gedek bekatul. Bahan yang sudah tercampur ini kemudian disimpan dalam tempat khusus dan ditutup rapat 1 x 24 jam,” katanya.
Menurut dia, pakan ini semakin lama semakin bagus karena mengandung bakteri yang baik untuk ternak. “Kalau pun tumbuh jamur tidak berbahaya bagi ternak,” ucapnya.
Mujahidin menjelaskan, keunggulan dari pakan fermentasi ini tidak menimbulkan bau yang tidak sedap dan ramah lingkungan.