Lewat Youtube, Babinsa Way Kala Ajari Peternak Buat Pakan Fermentasi
Serda Mujahidin mengatakan, selama ini petani peternak mengandalkan pakan yang dicari setiap hari.
“Pada saat tertentu, seperti pasca musim panen padi dan jagung, petani kerap kesulitan mencari sumber pakan. Ketersediaan rerumputan juga relatif mulai sulit didapatkan,” ujarnya.
Pria yang bertugas di Koramil Penengahan ini mengajak para peternak membuat pakan ternak hasil fermentasi. “Pengetahuan membuat pakan ternak fermentasi didapatkan dari hasil berbincang-bincang dengan rekan. Kebetulan peternak di Kecamatan Candipuro dan Sragi, membaca buku serta artikel plus menonton tutorial di YouTube,” ucapnya.
Menurut Mujahidin, membuat pakan ternak fermentasi tidak sulit. Bahannya bisa apa saja mulai dari jerami, sisa pohon jagung, bunggul sawit, gedebok pisang dicampur garam dan Soc HCS.
“Proses pembuatannya, dengan menghamparkan terpal atau sejenisnya lalu dicacah limbah pohon jagung sampai pada ukuran kecil. Lalu dicampur dedak dan garam sampai rata,” paparnya.
Suami Sugik Wijayati ini menambahkan, larutan Soc HCS dicampur ke dalam 1 liter air, dan molase secukupnya. Kemudian diaduk sampai rata dan didiamkan selama 15 menit sampai 30 menit. Larutan baru tersebut kemudian masukkan ke dalam sprayer dan semprotkan ke dalam bahan-bahan pakan secara merata sambil diaduk.