PALANGKA RAYA, iNews.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menghadirkan terobosan baru melalui skema kredit Huma Betang Unggul, Efisien, dan Tangguh (Haguet). Program ini menyasar 3.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor prioritas.
"Sasaran program ini mencakup sekitar 3.000 pelaku usaha di sektor prioritas, seperti pangan lokal, perikanan, olahan, ekonomi kreatif serta hilirisasi produk desa, dengan plafon kredit maksimal hingga Rp50 juta per debitur," kata Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Darliansjah, Minggu (12/4/2026).
Menurutnya, program ini difokuskan pada sektor strategis seperti pangan lokal, perikanan, produk olahan, ekonomi kreatif, hingga hilirisasi produk desa. Setiap pelaku usaha berkesempatan memperoleh pembiayaan hingga Rp50 juta dengan skema yang sangat ringan. Menariknya, kredit Haguet menawarkan bunga nol persen bagi debitur.
Skema tersebut menggunakan sistem subsidi dan berbagi risiko, di mana bunga kredit sebesar enam persen per tahun ditanggung bersama oleh pemerintah daerah melalui APBD dan pihak perbankan, khususnya Bank Kalteng.