Dikepung Banjir, Aktivitas Pasar Tradisional di Pangkalan Bun Terganggu

Sigit Dzakwan Pamungkas
ilustrasi banjir. (Foto: Antara)

Selain itu, ada juga pedagang yang berjualan seperti pedagang sayur dan ikan. 

"Pedagang sayur dan ikan tetap berjualan namun berpindah sementara di tempat yang lebih aman di emperan toko," ujarnya.

Kata dia, banjir musiman kali ini merupakan yang terparah dari sebelumnya. Bahkan, sudah terjadi 4 kali di tahun 2022.

"Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warung makanan siap saji tetap berjualan meski kios yang mereka tempati terendam air memang terlihat sepi dari pengunjung namun kebanyakan pembeli memilih untuk dibungkus," ungkapnya.
 
Berbeda dengan Rahman, pedagang sembako ini rela membuat jembatan sepanjang 10 meter agar pelanggannya tetap bisa berbelanja di tokonya yang buka sendirian di tengah kepungan banjir.

Dirinya pun berharap agar banjir ini dapat surut sehingga perekonmian pulih dan dapat meningkatkan pendapatan mereka.

"Berharap banjir segera surutlah, agar perekonomian bisa pulih serta aktivitas perdagangan kembali lancar," pungkasnya.

Editor : Candra Setia Budi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger Peredaran Uang Palsu Jutaan Rupiah di Tuban, 3 Pelaku Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Duh! Perempuan Paruh Baya di Tuban Belanja Pakai Uang Palsu di Pasar, Nyaris Diamuk Massa

57 tahun lalu

Terbongkar! Penyelundupan Solar Subsidi di Tanjung Perak Digagalkan, 930 Liter Disita

57 tahun lalu

Kebakaran Pasar Gatak Grobogan, 20 Kios Milik Pedagang Ludes Dilalap Api

57 tahun lalu

Jelang Ramadhan, Harga Cabai Rawit di Bandung Meroket hingga Rp100.000 per Kg

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal