Kemudian masing-masing lima orang di RSUD Ratu Zaleha Martapura dan RSUD Abdul Aziz Marabahan; empat orang di RS Ciputra Banjarmasin; tiga orang di RS Suaka Insan; dua di RSUD H Boejasin Pelaihari.
Selanjutnya, masing-masing satu di RSUD Daman Huri Barabai, RSUD Satu Sanggul Rantau dan RSUD Pembelah Batung Amuntai.
“Kemudian sebanyak 743 pasien positif lainnya dirawat di karantina khusus. Termasuk di tiga tempat karantina khusus yang disediakan Pemprov Kalsel di Banjarbaru. Itu artinya, sebanyak 78.37 persen pasien positif di Kalsel ini bergejala ringan atau tanpa gejala,” kata Muslim.
Selanjutnya Muslim menjelaskan, untuk hari ini tidak ada penambahan pasien positif yang dinyatakan sembuh. Sehingga jumlah yang sembuh masih tetap sama dengan hari sebelumnya, yakni 101 orang.
Sedangkan yang meninggal dunia bertambah dua orang, dari sehari sebelumnya 91 orang menjadi 93 yang meninggal dunia. Tambahan ini dari dua yang meninggal dunia saat berstatus PDP pada tanggal 22 dan 23 Mei 2020 lalu. Namun hasil uji swab menggunakan metode PCR keduanya baru keluar dan dinyatakan positif terinfeksi virus corona.
Selanjutnya, jumlah PDP di Kalsel terbaru tercatat 224 orang. Jumlah ini mengalami dinamika penambahan dan pengurangan dari sehari sebelumnya yang terdata 207 PDP.
Dinamika penambahan dan pengurangan juga terjadi pada jumlah orang dalam pemantauan (ODP). Dari sebelumnya 777 orang, kini menjadi 877 ODP. Terbanyak dari Kota Banjarmasin 432 ODP.