Baru pada hari berikutnya semua jemaah yang terbukti sehat dan hasil tes PCR-nya negatif bisa naik pesawat dan terbang ke Tanah Suci.
Sesampai di Arab Saudi, jamaah harus mengikuti protokol kesehatan setempat, yaitu menjalani karantina selama 5 hari. Kembali jemaah harus menjalani tes PCR dan bila hasilnya negatif barulah bisa memulai ibadah umrah.
Pulang dari Arab Saudi, tak ada pengecualian, para jemaah kembali harus menjalani karantina yaitu selama 7 hari. Kemudian menjalani tes PCR dan setelah itu barulah bisa pulang kembali ke kota dan rumah masing-masing.