Urai mengatakan, salah satu bukti surat tersebut palsu adalah menyebut Kepala Dinas Sosial Pemkot Pontianak Aswin Djafar. Padahal, Kepala Dinsos Pontianak saat ini adalah Darmanelly.
Warga Kota Pontianak diminta waspada dengan surat itu.
"Apabila ada oknum yang mencoba melakukan penipuan dapat segera dicegah," ujarnya.