Warga Perbatasan Serahkan Dua Senpi Rakitan Laras Panjang ke TNI

Antara
Senjata api rakitan laras panjang yang diserahkan warga perbatasan RI-Malaysia ke TNI. (Foto: Antara)

KAPUAS HULU, iNews.id - Dua warga di perbatasan RI-Malaysia di Kecamatan Bunut Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat menyerahkan senjata api rakitan laras panjang kepada TNI. Penyerahan sukarela itu dilakukan karena keduanya sadar kepemilikan senjata api itu ilegal.

"Kedua warga itu menyerahkan kepemilikan senjata api kepada Koramil Bunut Hilir untuk selanjutnya diamankan di Kodim 1206 Putussibau," kata Dandim 1206 Putussibau Letkol Jemi Oktis Oil di Putussibau, Selasa (29/6/2021).

Warga Kapuas Hulu menyerahkan sepucuk senjata api rakitan Lantak kepada personel TNI di Putussibau. (Foto: Ist)

Penyerahan itu berawal dari informasi warga kepada Koramil Bunut Hilir, tentang kepemilikan senjata api oleh dua warga di Desa Telur Aur. Informasi itu ditindaklanjuti dengan mendatangi dua warga itu. 

Personil Koramil Bunut Hilir memberikan penjelasan kepada dua warga tersebut atas bahaya dan pelanggaran terhadap kepemilikan senjata api ilegal sesuai undang-undang.

"Senjata api rakitan milik warga Teluk Aur itu ilegal dan atas kesadaran sendiri setelah diberi pemahaman akhirnya bersedia menyerahkan," tuturnya.

Menurutnya, penyerahan ini bukan pertama kali. Pekan lalu, warga di Desa Landau Mentail Kecamatan Boyan Tanjung wilayah Kapuas Hulu juga menyerahkan satu unit senjata api rakitan laras panjang.
 
Dia mengatakan, sebagai komandan dia selalu memerintahkan kodim jajaran agar memberikan pemahaman kepada masyarakat apabila ada yang menyimpan atau memiliki senjata api ilegal untuk segera menyerahkan kepada TNI terdekat. Sebab tindakan tersebut melanggar undang-undang.
 
Selain melanggar undang-undang, kepemilikan senjata api ilegal dapat membahayakan nyawa pemilik dan masyarakat.
 
"Jika masih ada masyarakat yang memiliki senjata api ilegal silakan serahkan kepada kami dan kami akan mengamankannya untuk selanjutnya diserahkan kepada negara," ujarnya mengimbau.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

57 tahun lalu

Pascakonflik di Adonara NTT, 52 Senjata Rakitan Diserahkan Warga ke Polres Flores Timur

57 tahun lalu

Polisi Tembak Mati Begal Motor Penembak Bripka Arya Supena di Lampung

57 tahun lalu

Mencekam! OPM Serang Warga Tembagapura, Anak Perempuan Tewas Ditembak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal