Edi menuturkan, trotoar dan jalur sepeda yang disiapkan akan menghilangkan kesan monoton terhadap keberadaan trotoar. Konsep trotoar yang diusung yakni penuh warna serta hiasan lampu pada malam hari sehingga terkesan indah dan enak dipandang mata.
"Konsepnya pun disesuaikan dengan lokasi, trotoar yang lebar tentunya akan berbeda dengan yang sempit," ucapnya.
Menurut Edi, penataan taman di lokasi tersebut juga akan dilakukan agar masyarakat bisa memanfaatkannya untuk berbagai aktivitas, mulai dari tempat konser musik, kesenian, olahraga, bazar, kuliner dan sebagainya.
"Dengan demikian taman yang ada menjadi multifungsi karena kawasan itu sangat produktif dan potensial. Apalagi masyarakat gemar berolahraga dan beraktivitas di luar setelah pembatasan aktivitas di tengah pandemi Covid-19," ujarnya.
Edi menuturkan, Pemerintah Kota Pontianak akan terus melakukan penataan kota sebaik mungkin sehingga Pontianak menjadi kota idaman dan nyaman.
Pihaknya juga akan mulai mengerjakan trotoar dari depan eks Gedung Kartini hingga depan Mapolda Kalbar. "Lebar trotoar rata-rata sekitar enam hingga sembilan meter," katanya.