Pemkot Pontianak Cium Penyimpangan Distribusi Elpiji, Pangkalan Nakal Bakal Ditertibkan

Antara
Warga Pontianak berdesakan di pangkalan demi mendapat gas elpiji 3 Kg. (iNews.id/Uun Yuniar)

Namun kenyataan di lapangan, banyak warga miskin dan UKM yang kesulitan mendapat elpiji bersubsidi itu lantaran pangkalan kehabisan kuota.

"Semestinya kalau memang elpiji itu hanya dibeli oleh masyarakat yang berhak, kuota sekitar 21 ribuan tabung per hari bisa mencukupi kebutuhan masyarakat. Tetapi karena banyak dibeli oleh yang tidak berhak, maka terjadi antrean di pangkalan-pangkalan," katanya.

Tak cuma menjual kepada yang tidak berhak, beberapa pangkalan bahkan terindikasi menjual elpiji bersubsidi itu di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Dia mengatakan, selanjutnya pemerintah akan melakukan penertiban pangkalan-pangkalan elpiji nakal tersebut.

"Bila memang diperlukan maka izinnya usaha akan kami cabut," katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penjualan Ilegal 200 Tabung Elpiji Bersubsidi di Blora Digagalkan Polisi

57 tahun lalu

Angkot di Sukabumi Gunakan Elpiji 3 Kg sebagai Bahan Bakar, Sehari 2 Tabung

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Praktik Pengoplosan Gas Elpiji di Brebes, 2 Pelaku Ditangkap

57 tahun lalu

Bareskrim Tangkap DPO Bandar Narkoba Boy Jaringan Koko Erwin di Pontianak

57 tahun lalu

Polda Kalbar Musnahkan Sabu 12 Kg, 19 Tersangka Jaringan Narkotika Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal