Dia menjelaskan, dari 73 orang itu, 33 orang merupakan warga Kalbar. Sementara itu, satu orang berasal dari Jawa Barat, lima orang berasal dari Jawa Tengah, kemudian 16 orang dari Jawa Timur.
Selanjutnya, satu orang berasal dari Sumatera Utara, satu orang dari Sulawesi Tengah, kemudian tiga orang dari Nusa Tenggara Barat, empat orang dari Nusa Tenggara Timur.
"Kemudian dari Sulawesi Barat ada dua orang, Sulsel enam orang dan terakhir dari Aceh yaitu satu orang," tuturnya.
Erwin mengatakan, untuk pemulangan WNI yang berasal dari luar Kalbar masih menunggu jadwal keberangkatan kapal. BP2MI saat ini masih terus berkomunikasi dengan UPT BP2MI Jawa Tengah guna mengatasi kepulangan PMI yang berasal dari daerah pulau Jawa.