Selanjutnya dilakukan pemeriksaan awal dan CT Scan terhadap salah satu mahasiswa dengan hasil tidak ada cedera atau pendarahan di kepala. Namun ada satu mahasiswa yang menjalani tes widal dinyatakan sakit tipus.
"Jadi dua mahasiswa itu satu mengalami sakit tipus dan satu mempunyai penyakit bawaan asma. Untuk mahasiswa yang penderita asma tersebut saat ini dalam keadaan sembuh," katanya.
Sebelumnya Donny menyatakan Polda Kalbar sempat mengamankan 15 mahasiswa peserta demo ricuh menolak Omnibus Law pada Rabu (28/10/2020) malam. Namun 15 mahasiswa tersebut telah dibebaskan.