Mulyadi juga memaparkan, pandemi Covid-19 sangat berpengaruh karena terbatasnya ruang untuk melakukan latihan. Uji coba, baik di dalam kota dan luar kota juga turut dipengaruhi kondisi pandemi.
"Yang tidak kalah pentingnya, tim sebenarnya sangat memerlukan jam terbang mengikuti kompetisi ataupun turnamen. Tetapi dengan adanya pandemi ini, banyak turnamen dan kompetisi yang ditunda sehingga berpengaruh terhadap jam terbang tim," katanya.
Dia menambahkan, tim futsal Kalbar berharap agar AFP Kalbar dapat segera dibentuk. Pasalnya, kevakuman AFP yang terjadi sekarang membuat sedikit kendala, yakni terkait rekomendasi.
Sementara pemain dari tim futsal Kalbar Muhammad Rama Redoni mengungkapkan pentingnya latihan jelang PON. Tim selama ini selalu menaati protokol kesehatan.
"Kalau masalah latihan kami cukup baik cukup bugar dan sangat semangat menjalani latihan. Sebab, tujuan kami bukan main-main untuk ke Papua. Pastinya kami mencari hasil yang terbaik," katanya.