Dinkes Kalbar Pertanyakan KJRI di Malaysia Loloskan Pekerja Migran Positif Covid-19

Barlian Pasore
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Harisson. (Foto: iNews/Barlian Pasore)

PONTIANAK, iNews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Barat (Kalbar) mempertanyakan pemulangan pekerja migran Indonesia (PMI) dari Malaysia yang ternyata positif Covid-19.

Dinkes Kalbar menduga Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Malaysia lemah mengawasi PMI yang dideportasi itu.

"Mereka nggak lihat hasil pemeriksaan, padahal hasil tes itu tanggal 9 Januari 2021," kata Kepala Dinkes Kalbar Harisson di Pontianak, Senin (15/3/2021).

Menurut Harisson, KJRI yang membantu memulangkan para PMI yang positif Covid-19 itu kurang cermat. Dalam surat kajian yang dikeluarkan KJRI disebutkan para PMI berstatus negatif Covid-19 pada 10 Maret 2021.

Padahal hasil swab dari Malaysia itu sudah dilakukan sejak 9 Januari 2021.

"Jadi gimana kajian itu? Seakan-akan KJRI hanya menjadi kaki tangan pemerintah Malaysia untuk mempermudah pemulangan WNI," katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kayong Utara Kalbar, Cek Magnitudonya!

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Disambut Haru, Jenazah Pekerja Migran Korban Kebakaran di Hong Kong Tiba di Grobogan

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal