Cerita Rakyat Kalimantan Barat: Asal Usul Burung Ruai yang Dianggap Sebagai Jelmaan Putri Raja

Inas Rifqia Lainufar
Cerita rakyat Kalimantan Barat: Asal usul burung ruai (Foto: Grapesda Kalimantan)

Ia pun langsung menangis tersedu-sedu ketika menyadari bahwa dirinya sengaja dicelakai oleh kakak-kakaknya dengan ditinggalkan di gua yang gelap seorang diri.

Beruntungnya, tangisan si bungsu ini terdengar oleh kakek-kakek penunggu gua. Kakek ini pun seketika menawarkan bantuan kepada si bungsu agar bisa melepaskan penderitaannya.

“Tenanglah, cucuku! Aku akan membebaskanmu dari semua penderitaan. Namun kamu akan menjadi seekor burung dan air matamu akan menjadi telur-telur yang akan menemani keseharianmu ketika telah menetas menjadi burung-burung,” tutur sang kakek.

Benar saja, bulir-bulir air mata si bungsu berubah menjadi telur dan tubuhnya tiba-tiba menjadi seekor burung dengan bulu yang sangat cantik sesuai dengan paras aslinya.

Si bungsu yang telah menjadi seekor burung pun menuruti perintah sang kakek dan mengerami telur-telur tersebut hingga menjadi burung-burung yang menemaninya.

Setelah menjadi burung, si bungsu akhirnya dapat pergi keluar dari gua dan bertengger di ranting pepohonan yang ada di sekitar kerajaan sambil melihat keenam kakaknya diadili oleh sang ayah.

Dari situlah, masyarakat Kalimantan Barat percaya bahwa burung ruai yang cantik konon merupakan jelmaan seorang putri raja.

Editor : Komaruddin Bagja
Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal