2 TKA China Diduga Beraktivitas Ilegal di Kubu Raya, Ditemukan Alat Penguji Emas

Antara
Polres Kubu Raya menangkap dua tenaga kerja asing (TKA) China di Kubu Raya diduga melakukan aktivitas ilegal. (Foto: Humas Polres Kubu Raya)

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aipda Ade menambahkan, kedua TKA China dan dua perempuan tersebut kemudian dibawa ke Polres Kubu Raya untuk menjalani pemeriksaan.

Dari penelusuran identitas yang dilakukan bersama Imigrasi Pontianak, Yu Hao pernah bekerja di PT Sultan Rafli Mandiri di Kabupaten Ketapang sebagai maintenance reliability specialist. Sedangkan Cao Funing bekerja di perusahaan yang sama sebagai technical advisor.

"Yu Hao telah bekerja selama 7 tahun di PT Sultan Rafli Mandiri, sedangkan Cao Funing telah bekerja selama 3 tahun," kata Ade.

Mereka mengaku barang-barang yang ditemukan di rumah digunakan untuk pengujian bahan material tambang emas. Sementara rumah kontrakan tempat mereka tinggal disewa oleh oleh Li De Cai (35) yang merupakan warga negara China.

Dari pengakuan Yu Hao dan Cao Funing, rumah tersebut untuk penyimpanan barang saja dan tidak ada aktivitas.

Polisi telah meminta keduanya menghubungi Li De Cai untuk datang ke Polres Kubu Raya memberikan penjelasan. Terkait dua TKA China tersebut, menurut Ade masih dalam penyelidikan bersama polisi dan imigrasi.

"Masih dalam penyelidikan bersama imigrasi," katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China

57 tahun lalu

Polisi Gagalkan Pengiriman Emas 2,3 Kg Diduga Hasil Tambang Ilegal, 3 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Tambang Ilegal di Sijunjung Sumbar Ditertibkan, 2 Kapal Penambang Dibakar Polisi

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Gudang Solar Subsidi di Solok, Diduga untuk Tambang Ilegal

57 tahun lalu

7 WNA China Ditangkap di Nabire Papua, Diduga Terlibat Tambang Emas Ilegal Skala Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal