Salah satunya melalui Program Inkubasi Wirausaha berkelanjutan dalam menangani dampak pandemi Covid-19 terhadap industri kecil menengah (IKM), Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Pemerintah Kota Mojokerto membuat Inkubasi Wirausaha yang telah berjalan sejak 2020, ini telah membuat para pengusaha kecil Kota Mojokerto menggeliat lagi.
“Jika tahun-tahun sebelumnya kami berfokus pada UKM-UKM yang sudah berjalan, maka pada 2020 dan 2021 fokus kami kepada msyarakat terdampak Covid-19,” ujar Ning Ita.
Inkubasi Wirausaha menyasar para penerima bansos. Ibu dua anak ini berharap agar masyarakat Kota Mojokerto lebih berdaya saing dengan memberikan pelatihan, pendampingan, dan bantuan permodalan.
“Jadi kami mendorong terciptanya wirausaha-wirausaha baru yang mayoritas adalah warga terdampak Covid-19. Semoga upaya yang kami lakukan ini nanti benar-benar bisa berdampak memulihkan ekonomi masyarakat kota Mojokerto dan mendukung pemulihan ekonomi nasional," katanya.
Dia menambahkan, ini adalah salah satu wujud masyarakat kota Mojokerto mau bersama-sama bergandengan tangan untuk membangkitkan kembali ekonomi kota Mojokerto dan wujud untuk kembali bangkit.