Viral 6 Siswa SD di Jember Ditelanjangi Guru gegara Dituduh Curi Uang Mahar Rp75.000 

iNews TV
Suasana SD di Jember usai insiden guru menelanjangi siswa SD gegara dituduh mencuri uang mahar. (Foto: iNews)

JEMBER, iNews.id – Jagat maya dihebohkan dengan aksi kontroversial seorang guru wanita berinisial FTR di SDN Jelbuk 2, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Oknum guru kelas tersebut nekat menelanjangi enam siswanya yang masih duduk di kelas 5 SD dengan alasan mencari uang mahar pernikahannya sebesar Rp75.000.

Tindakan yang dianggap melampaui batas ini memicu protes keras dari para wali murid hingga videonya viral di berbagai platform media sosial.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, FTR melakukan aksi penggeledahan ekstrem tersebut karena mengaku sering kehilangan uang di dalam kelas. Puncaknya, ia kehilangan uang sebesar Rp75.000 yang disimpan di dalam dompet tasnya.

Bagi FTR, uang tersebut memiliki nilai sentimental karena merupakan bagian dari uang mahar pernikahannya. Karena rasa emosional tersebut, ia menduga salah satu anak didiknya telah mengambil uang tersebut dan memutuskan untuk melakukan penggeledahan fisik secara paksa.

Sejatinya, sang guru berencana menggeledah seluruh siswa di kelas tersebut. Namun, aksi tersebut terhenti setelah seorang wali murid mengetahui kejadian tersebut dan melayangkan protes keras.

"Memang benar Ibu FTR menelanjangi siswa kelas lima. Katanya mau digeledah karena uangnya sering hilang di kelas," ujar seorang siswa kelas enam berinisial A saat memberikan kesaksian.

Merespons kegaduhan tersebut, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember langsung turun tangan melakukan mediasi antara pihak sekolah, oknum guru, dan para orang tua siswa yang menjadi korban.

Kepala Dinas Pendidikan Jember, Arief Tjahjono mengatakan, para wali murid menuntut agar FTR tidak lagi mengajar di sekolah tersebut.

"Kasus ini sudah dimediasi. Tuntutan para wali murid adalah meminta guru berinisial FTR tersebut dimutasi ke sekolah lain. Kami menyetujui tuntutan tersebut sebagai langkah perlindungan bagi psikis siswa," kata Arief Tjahjono, Senin (9/2/2026).

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Pegawai Ekspedisi di Jakut Diduga Disekap, Ini Kronologinya

57 tahun lalu

Viral Wali Kota Bekasi Nyaris Diserang Warga Pakai Golok saat Tertibkan PKL

57 tahun lalu

Viral Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Intan Jaya Papua, Ternyata Bagian Lonceng Jatuh

57 tahun lalu

Viral Pria di Jember Dibacok Celurit di Kantor Wifi, Pelaku Diduga ODGJ

57 tahun lalu

Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran 3 Santri di Ponpes Lombok Tengah, 1 Korban Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal