Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Guru Tugas di MI Sampang Babak Belur Dianiaya Wali Murid, Penyebabnya Sepele
Advertisement . Scroll to see content

Viral Wali Kota Bekasi Nyaris Diserang Warga Pakai Golok saat Tertibkan PKL

Minggu, 08 Februari 2026 - 21:14:00 WIB
Viral Wali Kota Bekasi Nyaris Diserang Warga Pakai Golok saat Tertibkan PKL
Viral di media sosial Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mendapatkan ancaman golok dari warga saat melakukan penertiban PKL di Teluk Pucung, Bekasi Utara. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BEKASI, iNews.id - Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mendapatkan ancaman golok dari warga saat melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di wilayah Teluk Pucung, Bekasi Utara. Video yang menampilkan kejadian itu pun viral di media sosial.

Dalam kesempatan itu, Tri bersama Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro memimpin penertiban PKL di Bekasi Utara.

Dari rekaman video, awalnya petugas berompi Satpol PP hendak menertibkan sebuah tempat penyimpanan kelapa berbentuk kotak berbahan besi. Barang tersebut berada di pinggir jalan atau tepatnya di depan sebuah ruko.

Saat proses pembongkaran sedang berjalan, tiba-tiba seorang pria berbaju merah tidak terima dengan apa yang dilakukan petugas. Dia meminta agar petugas tidak membongkar tempat penyimpanan kelapa tersebut.

"Woy, woy jangan yang ini," ucap pria berbaju merah. 

Sempat terjadi adu mulut antara petugas dengan pria tersebut. Hingga akhir sang pria berkepala pelontos itu masuk ke dalam ruko dan keluar membawa senjata tajam jenis golok.

Pria tersebut mengancam seorang petugas yang sebelumnya bersitegang dengan dia. Menghadapi ancaman tersebut, petugas itu terpaksa memundurkan langkahnya menuju Tri Adhianto ketika golok diacungkan ke arahnya.

"Awas pak, awas pak wali, amankan itu (orangnya)," ucap perekam video.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut