TNI AL Kirim Kapal Perang I Gusti Ngurah Rai dan Satu Peleton Marinir ke Oahu Hawaii AS

Sony Hermawan
Kapal perang KRI I Gusti Ngurah Rai – 332 akan mengikuti latihan angkatan laut terbesar di dunia atau Multilateral Rim of the Pasific (Rimpac) yang diselenggarakan oleh US Navy. (Foto: Sony Irawan).

SURABAYA, iNews.id - TNI Angkatan Laut (AL) mengirimkan kapal perang KRI I Gusti Ngurah Rai – 332 dan satu peleton Marinir. Alutsista dan Marinir tersebut akan mengikuti latihan angkatan laut terbesar di dunia atau Multilateral Rim of the Pasific (Rimpac) yang diselenggarakan oleh US Navy.

Latihan diikuti oleh 26 negara dikawasan Indo Pasific dan angkatan laut negara – negara Eropa. Latihan dilaksanakan di Oahu Hawaii, Amerika Serikat (AS) ini untuk meningkatkan profesionalisme, kemampuan tempur dan kerja sama militer negara sahabat.

Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto melepas delegasi TNI AL di atas geladak KRI I Gusti Ngurah Rai, Senin (6/6/2022). "Rimpac merupakan latihan terbesar di dunia untuk melakukan pertempuran laut yang melibatkan tidak hanya unsur-unsur laut tapi juga udara," ujar Iwan.  

Negara-negara yang mengikuti Rimpac 2022, yaitu AS, Australia, Inggris, Jerman, Belanda, Kanada, Prancis dan India. Kemudian, Chili, Ekuador, Denmark, Tonga, Israel, Kolombia, Jepang, Brunai, Malaysia, Meksiko, Republik Korea, Singapura, Selandia Baru, Peru, Filiphina, Srilangka dan Thailand.

Sejak 2006 TNI AL telah berpartisipasi aktif mengirimkan personel dan alutsista dalam latihan tersebut. Sedangkan 2022 ini keterlibatannya yang kelima. "Indonesia ini adalah latihan yang kelima yang diikuti," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara

57 tahun lalu

Hebat! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Makassar

57 tahun lalu

Misteri Penyebab Kematian Tamtama TNI AL, Keluarga Terkejut saat Buka Peti Jenazah

57 tahun lalu

Kematian Tamtama TNI AL Ghofirul Kasyfi Dinilai Janggal, Keluarga Desak Autopsi Jasad Korban

57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 39.000 Baby Lobster Senilai Rp1 Miliar di Bandara Juanda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal