Tanam Sayur Hidroponik, 10 Kampung di Surabaya Raih Penghargaan Proklim dari KLHK

Aan Haryono
Kepala Dinas KLH Kota Surabaya Suharto Wardoyo (tengah) memanen sayur hidroponik, Kamis (25/11/2021). (istimewa).

Sementara itu, Kepala Bidang Pangan DKPP Kota Surabaya Evi Darmayanti menjelaskan bahwa di Kota Surabaya ada lima Kelompok Wanita Tani dan satu Kelompok Tani yang dibina langsung oleh DKPP Kota Surabaya. Salah satu KWT itu adalah Dorang Cinta yang secara intensif didampingi oleh DKPP Surabaya.

"Nah, di Dorang Cinta ini ada 30 anggota yang aktif dan semuanya wanita. Mereka sangat semangat dalam bertani, menanam sayur mayur di samping Balai RW-nya," kata Evi.

Dia juga memastikan bahwa DKPP mendampingi mulai awal hingga akhir, yaitu mulai membangun tempat KWT Dorang Cinta, menanam sayur mayurnya dengan hidroponik, dan tanaman lainnya. "Bahkan, kita juga dampingi mulai kapan harus disiram, dipupuk hingga boleh dipanen. Jadi, mulai awal hingga akhir," katanya. 

Ketua Kelompok Wanita Tani Dorang Cinta Vivi Oktivianti bersyukur karena pada hari ini bisa panen sayur bersama dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup beserta jajarannya. Khusus hari ini, ia mengaku panen Pakcoy hidroponik, selada kriting, dan gubis organik, cabai, terong, dan juga tomat.

"Di tempat ini juga ada cabai besar dan cabai kecil, ada juga aquaponik untuk budidaya lele dan ikan nela. Bahkan, di sini ada tomat dan terong yang kami kembangkan dengan Dutch bucket," tuturnya. 

Evi juga menjelaskan asal muasal kelompoknya tersebut. Awalnya, pada saat masa pandemi Covid-19, DKPP menawarkan untuk membentuk kelompok tani wanita, karena pada saat itu banyak ibu-ibu yang tidak punya kegiatan dan banyak pula yang hobi bertani, akhirnya terbentuklah kelompok tani wanita ini.

"Ini untuk mengisi waktu luang kami juga. Memang awalnya banyak tantangan, tapi kita berikan reward supaya ibu-ibu terus semangat bertani. Alhamdulillah hari ini para anggota sudah semangat semuanya. Apalagi sudah dapat penghargaan dari KLHK, ini tentu menambah semangat kami untuk terus berkarya," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Legislator Perindo Sambut Penghargaan Pemkab Lobar, Minta Infrastruktur Lebih Merata

57 tahun lalu

Bongkar Ladang Ganja 20 Ha di Empat Lawang, 104 Personel Gabungan Diberi Penghargaan

57 tahun lalu

Selamatkan Remaja Hanyut di Sungai Aceh Tamiang, Taruna Akpol Diberi Penghargaan

57 tahun lalu

Kemendagri Ingatkan Daerah, Penghargaan Inovasi Bukan Akhir dari Terobosan

57 tahun lalu

Usut Tuntas Kasus Mafia Tanah Mbah Tupon, Polda DIY Dapat Penghargaan dari ATR-BPN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal