Soal Pemakaman Pelaku Bom Bunuh Diri, Risma: Saya Menunggu Fatwa MUI

Yudha Prawira
Nursyafii
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (Foto: iNews/Yudha Prawira)

SURABAYA, iNews.id – Pemakaman tujuh jenazah pelaku bom bunuh diri masih belum ada kejelasan hingga Jumat (18/5/2018). Lokasi yang telah ditentukan di pemakaman umum Putat Jaya, Sawahan, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), ditutup kembali oleh warga yang menolak.

Bukan hanya kepolisian, namun Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya juga dibuat bingung untuk menentukan lokasi pemakaman tujuh pelaku pengeboman.

Wali Kota SurabayaTri Rismaharini mengaku sudah mendengar adanya penolakan warga dan pemasangan spanduk menolak pemakaman jenazah terduga teroris di lokasi TPU.

“Malam itu saat ada penolakan saya dihubungi salah satu polisi yang menanyakan soal penolakan warga. Saya jawab, pak saya ga berani, gesekannya besar. Kalau sudah gesekan dengan masyarakat susah juga saya,” kata Risma, Jumat (18/5/2018).


Dia melanjutkan, menindaklanjuti persoalan tersebut, sudah menyurat kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menanyakan kasus seperti ini fatwanya seperti apa.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral! Puluhan Biduan Dangdut di Jatim Jadi Korban Arisan Bodong, Kerugian Rp1,8 Miliar

57 tahun lalu

Siap-Siap! Pendatang Mengadu Nasib Tanpa Pekerjaan di Surabaya bisa Dipulangkan

57 tahun lalu

Respons Tegas Wali Kota Surabaya Kasus Pengusiran dan Pembongkaran Rumah Nenek Elina

57 tahun lalu

Cegah Tawuran, Surabaya Berlakukan Jam Malam Anak di Bawah 18 Tahun

57 tahun lalu

Profil Eri Cahyadi: Pendidikan, Karier hingga Prestasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal