Sempat Dicaci dan Ditertawakan, Gajah Mada Buktikan Sumpahnya pada Pejabat Kerajaan 

Solichan Arif
Gajah Mada (ilustrasi: Sindonews).

Di sisi lain Gajah Mada memang sudah lama kurang menyukai Kembar. Saat peristiwa pemberontakan Sadeng, Kembar mendahului Gajah Mada yang sudah lama bercita-cita menundukkan Sadeng. Bagi Gajah Mada, yang dilakukan Kembar adalah dosa yang tidak terampuni. 

"Di luar panangkilan, Kembar dan Warak dimusnahkan. Itulah kesempatan baik untuk melampiaskan dendamnya kepada Kembar yang telah mendahului mengepung Sadeng," tulis Slamet Muljana. Sumpah Palapa yang diucapkan Gajah Mada merupakan pengumuman resmi program politik pemerintahan Majapahit. 

Sejatinya Gajah Mada hendak melanjutkan program politik Raja Singasari Kertanegara yang memulai dengan ekspedisi Pamalayu (Melayu) dan Pabali (Bali). Terhadap semua hambatan yang muncul, Gajah Mada tidak segan mengambil langkah pemusnahan, termasuk kepada Kembar dan Warak yang telah mengejek sumpahnya. 

Gajah Mada lebih dulu menyingkirkan para perintang sebelum program politik Nusantara dia laksanakan. "Demikianlah telah terjadi perubahan susunan kabinet pada awal pemerintahan Gajah Mada," kata Slamet Muljana. Gajah Mada betul-betul membuktikan sumpahnya. 

Selama 21 tahun menjabat Mahapatih Majapahit, dia berhasil menundukkan negara-negara di luar Kerajaan Majapahit. Gurun (Lombok), Seran (Seram), Tanjung Pura (Kalimantan), Haru (Sumatra Utara), Pahang (Malaya), Dompo, Bali, Sunda, Palembang (Sriwijaya) dan Tumasik (Singapura), menyatakan takluk. 

Sesuai sumpah yang diucapkan. Setelah semua mengakui kebesaran Majapahit, Gajah Mada melakukan amukti palapa (Istirahat). "Lamun huwus kalah nusantara insun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tanjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompu, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa".

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IKN Jadi Ibu Kota Politik, Targetkan 9.500 ASN Pindah pada 2029

57 tahun lalu

Sejarah Masa Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Majapahit akibat Perebutan Takhta

57 tahun lalu

Momen Majapahit Dibumihanguskan, Pergolakan Internal Akhiri Kejayaan Kerajaan Besar Nusantara

57 tahun lalu

Perang Bubat: Pertentangan Hayam Wuruk dan Gajah Mada yang Berujung Tragedi Berdarah

57 tahun lalu

Asal Usul Wangsa Sailendra, Raja Gunung yang Menggetarkan Jawa Kuno

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal