Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : IKN Jadi Ibu Kota Politik, Targetkan 9.500 ASN Pindah pada 2029
Advertisement . Scroll to see content

Sempat Dicaci dan Ditertawakan, Gajah Mada Buktikan Sumpahnya pada Pejabat Kerajaan 

Senin, 01 November 2021 - 08:24:00 WIB
Sempat Dicaci dan Ditertawakan, Gajah Mada Buktikan Sumpahnya pada Pejabat Kerajaan 
Gajah Mada (ilustrasi: Sindonews).
Advertisement . Scroll to see content

"Gajah Mada merasa dihina, lalu turun dari paseban menghadap kaki sang rani," tulis Slamet Muljana dalam "Menuju Puncak Kemegahan, Sejarah Kerajaan Majapahit". Gajah Mada diangkat sebagai Mahapatih Kerajaan Majapahit pada tahun 1336.

Dia menggantikan posisi Aria Tadah yang sudah lama mengeluh sulit memenuhi kewajibannya sebagai patih amangku bumi. Aria Tadah juga sudah lama menginginkan Gajah Mada menjadi penggantinya. Keinginan Aria Tadah sangat beralasan. 

Di lingkungan Kerajaan Majapahit, nama Gajah Mada yang menapaki karir dari seorang Bekel Bhayangkara, telah menjadi buah bibir. Jasa Gajah Mada terhadap Majapahit dinilai besar, terutama setelah bersama 15 orang Bhayangkara menyelamatkan Raja Jayanegara dari serangan Ra Kuti beserta pasukan dharmaputranya. 

Gajah Mada berhasil memadamkan pemberontakan Ra Kuti. Gajah Mada juga yang menikam Ra Tanca hingga tewas, setelah memergoki Tanca menghabisi Raja Jayanegara. Di masa pemerintahan Bhre Kahuripan dan Bhre Daha, Gajah Mada juga berandil besar dalam penumpasan pemberontakan Sadeng dan Keta. 

Di hadapan Bhre Kahuripan, Gajah Mada mengucapkan sumpah palapanya dengan wajah sungguh-sungguh. Karenanya, tawa ejekan Kembar membuatnya sedih dan merasa terhina. Gajah Mada seketika murka. Setelah berkeluh kesah kepada Bhre  Kahuripan. Gajah Mada langsung menghabisi Kembar. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut