Santri LKSA Muhammadiyah Mojokerto Tak Bisa Mudik ke Bali, Ini Penyebabnya 

Sholahudin
Anak-anak, santri LKSA Muhammadiyah Mojokerto bersama Bupati Mojokerto Ikfina, Rabu (28/4/2021). (Foto: iNews.id/Sholahudin).

MOJOKERTO, iNews.id - Santri Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah di Desa Tawangsari, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, asal Pulau Bali kembali tidak bisa mudik. Hal itu menyusul adanya penyekaran dan larangan mudik antarpulau. 

Pada Lebaran tahun 2020 lalu, belasan santri juga batal pulang karena pandemi Covid-19. Kini kasus serupa terulang karena adanya penyekatan

Mereka berharap, ada kelonggaran dari pemerintah, seperti yang diberlakukan Provinsi Jatim, yakni membolehkan santri di Jatim pulang ke kampung halaman saat lebaran. 

"Tahun lalu, kami sudah tidak mudik karena Covid-19. Sekarang gagal lagi karena ada larangan. Padahal sudah lama ingin pulang. Kangen dengan keluarga. Ingin merayakan Idul Fitri bersama," kata salah seorang santri, Nurul Faizah, Rabu (28/4/2021). 

Sementara itu pengurus LKSA Muhammadiyah, Hendra, berharap para santri dari luar pulau bisa mudik dengan bantuan kebijakan pemerintah daerah Kabupaten Mojokerto. Namun, jika tetap tidak bisa, pihaknya hanya bisa pasrah. Sebab, persyaratan mudik untuk santri juga cukup rumit. 

"Ada 15 santri yang ingin mudiik ke Bali. Karena tahun kemarin ndak bisa mudik. Sekarang ini harapan kami bisa. Tapi, kalau tidak bisa, ya bagaimana lagi. Mungkin nanti bisa ditunda setelah hari raya. Saat libur panjang," katanya. 

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengatakan selama ini kebijakan mudik para santri yang disampaikan gubernur jawa timur hanya untuk Jatim. Sementara antarpulau tetap tidak diizinkan. "Kalau sudah antarpulau, bukan kewengan kita," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebakaran di Bondowoso, 2 Rumah Hangus gegara Lupa Matikan Tungku saat Masak Daging Kurban

57 tahun lalu

Sapi Kurban Prabowo 1,1 Ton di Lamongan Jadi Tontonan Warga Sekampung saat Disembelih

57 tahun lalu

Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Guncang Jember Jatim, Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Heboh Sapi Kurban Mengamuk di Lamongan, Nyaris Masuk Salon Kecantikan

57 tahun lalu

Pengakuan Kades di Jombang soal Koperasi Desa Belum Buka meski Sudah Diresmikan Presiden

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal